Sabtu, 28 November 2015

Array



Array
Variabel Larik atau lebih dikenal dengan ARRAY adalah Tipe terstruktur
yang terdiri dari sejumlah komponen-komponen yang mempunyai tipe sama. Suatu
Array mempunyai jumlah komponen yang banyaknya tetap. Banyaknya komponen
dalam suatu larik ditunjukan oleh suatu indek untuk membedakan variabel yang satu
dengan variabel yang lainnya.
Variabel array dalam Borland C++, dapat digolongkan menjadi dua buah dimensi:
• Array Berdimensi Satu.
• Array Berdimensi Dua


1. Array Berdimensi Satu
Sebelum digunakan, variabel array perlu dideklarasikan terlebih dahulu. Cara
mendeklarasikan variabel array sama seperti deklarasi variabel yang lainnya, hanya
saja diikuti oleh suatu indek yang menunjukan jumlah maksimum data yang
disediakan.
Bentuk Umum pendeklarasian array:


Keterangan :z
• Type Data : Untuk menyatakan type data yang digunakan.
• Ukuran : Untuk menyatakan jumlah maksimum elemen array.

Contoh Pendeklarasian Array

Untitled.png

Suatu array dapat digambarkan sebagai kotak panjang yang berisi kotakkotak
kecil didalam kotak panjang tersebut.

BORLAND
C++
6
Tipe_Data Nama_Variabel[Ukuran]
Untitled 7.png
Subscript atau Index array pada C++, selalu dimulai dari Nol ( 0 )

1.1. Inisialisasi Array Berdimensi Satu
Inisialisasi adalah memberikan nilai awal terhadap suatu variabel. Bentuk
pendefinisian suatu array dapat dilihat dari contoh berikut :
Tipe_data nama_array[jml_elemen] = { nilai array };
Contoh-1 /* ---------------------------------- */
/* Inisialisasi Array Dimensi 1 */
/* ---------------------------------- */
#include
#include
main( )
{
char hari[7][10] =
{"Minggu","Senin","Selasa","Rabu","Kamis","jum'at","Sabtu"};
clrscr( );
cout<<"Nama-nama hari:"<
cout<
<
getch();
}
Output yang akan dihasilkan, dari program contoh-1 diatas adalah:

Untitled d 1.png
Gambar 8.1. Hasil Contoh-1


1.2. Mengakses Array Berdimensi Satu
Suatu array, dapat diakses dengan menggunakan subscript atau indexnya.
Bentuk umum pengaksesan dengan bentuk :
Contoh Nil_Akhir[3];
Nil_Akhir[1];
Nil_Akhir[0];
Contoh-2 /* ---------------------------- */
/* Program Array Satu Dimensi */
/* ---------------------------- */
#include
#include
#include
#include
main( )
{
int i;
char nama[5][20];
float nilai1[5];
float nilai2[5];
float hasil[5];
clrscr( );
for(i=1;i<=2;i++)
{
cout<<"Data Ke - "<
cout<<"Nama Siswa : "; gets(nama[i]);
cout<<"Nilai MidTest : "; cin>>nilai1[i];
cout<<"Nilai Final : "; cin>>nilai2[i];
hasil[i] = (nilai1[i] * 0.40)+ (nilai2[i] * 0.60);
cout<
}
cout<<"------------------------------------------"<
cout<<"No. Nama Siswa Nilai Nilai ";
cout<<"Hasil"<
cout<<" MidTest Final ";
cout<<"Ujian"<
cout<<"------------------------------------------"<
for(i=1;i<=2;i++)
{
cout<
cout<
cout<
Nama_Array[Subscript/Index]
Modul Algoritma Pemrograman I
Tim Penyusun Komisi MI 92
cout<
cout<
}
cout<<"------------------------------------------"<
getch();
}
Output yang akan dihasilkan, dari program contoh-2 diatas adalah:
2. Array Berdimensi Dua
Array dimensi dua tersusun dalam bentuk baris dan kolom, dimana indeks
pertama menunjukan baris dan indeks kedua menunjukan kolom. Array dimensi dua
dapat digunakan seperti pendatan penjualan, pendataan nilai dan lain sebagainya.
Bentuk Umum pendeklarasian array :
Keterangan:
• Type Data : Untuk menyatakan type data yang digunakan.
• Index-1 : Untuk menyatakan jumlah baris
• Index-2 : Untuk menyatakan jumlah kolom
Contoh Pendeklarasian Array
Sebagai contoh pendeklarasian yang akan kita gunakan adalah pengolahan data
penjualan, berikut dapat anda lihat pada tabel berikut :
Data Penjualan Pertahun
No
Tahun Penjualan
2001 2002 2003
1 150 159 230
2 100 125 150
3 210 125 156
Tipe_Data Nama_Variabel[index-1][index-2]
Modul Algoritma Pemrograman I
Tim Penyusun Komisi MI 93
Jika anda lihat dari tabel 7.1 diatas maka dapat dituliskan kedalam array dimensi dua
berikut:
int data_jual[3][3];
Jumlah Kolom
Jumlah Baris
Nama Array
Tipe data elemen array

2.1. Inisialisasi Array Berdimensi Dua
Inisialisasi adalah memberikan nilai awal terhadap suatu variabel. Bentuk
pendefinisian suatu array dapat dilihat dari contoh berikut:
Contoh-3 #include
#include
main()
{
char nama[2][3][10]={{"Pak","BU","Mas"},
{"Andi","Budi","Carli"}};
clrscr();
cout<
cout<
cout<
getch();
}
Output yang akan dihasilkan, dari program contoh-3 diatas adalah:
Gambar 8.3. Hasil Contoh-3
2.2. Mengakses Array Berdimensi Dua
Suatu array, dapat diakses dengan menggunakan subscript atau indexnya.
Contoh pengaksesan dengan bentuk sebagai berikut:
Contoh-4 /* -------------------- */
/* Array Dimensi 2 */
/* -------------------- */
Modul Algoritma Pemrograman I
Tim Penyusun Komisi MI 94
#include
#include
#include
#include
main()
{
int i, j;
int data_jual[4][4];
clrscr();
for(i=1;i<=3;i++)
{
for(j=1;j<=3;j++)
{
cout<<"Data Ke - "<
cout<<"Jumlah Penjulan : ";
cin>>data_jual[i][j];
}
}
cout<<"Data Penjualan Pertahun"<
cout<<"-----------------------"<
cout<<"NO 2007 2008 2093"<
cout<<"-----------------------"<
for(i=1;i<=3;i++) {
cout<
for(j=1;j<=3;j++)
{
cout<
cout<
cout<<" ";
}
cout<
}
cout<<"-----------------------"<
getch( );
}
Output yang akan dihasilkan, dari program contoh-4 diatas adalah:

Unknown

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation.

0 komentar:

Posting Komentar

 

Copyright @ 2013 Fakih Komputer.