Proses
Perulangan
Operasi
perulangan selalu dijumpai didalam bahasa pemrograman, disini akan
dibahasa beberapa
perintah perulangan diantaranya.
5.1.
Pernyataan for
Perulangan
yang pertama adalah for. Bentuk umum pernyataan for sebagai
berikut :
Bila pernyataan
didalam for lebih dari satu maka pernyataan-pernyataan
tersebut harus
diletakan didalam tanda kurung.
Kegunaan dari
masing-masing argumen for diatas adalah :
· Inisialisasi:
merupakan bagian untuk memberikan nilai awal untuk variabelvariabel
tertentu.
· Syarat
Pengulangan: memegang kontrol terhadap pengulangan, karena bagian
ini yang akan
menentukan suatu perulangan diteruskan atau dihentikan.
Contoh
:
Sebagai contoh
program untuk mencetak bilangan dari 1 hingga 10 secara menaik,
secara menurun dan
menampilkan bilangan ganjil, sebagai berikut:
Contoh-1
/*
--------------------------- */
/* Program for -
bilangan naik */
/*
--------------------------- */
#include
#include
#include
main( )
{
int a;
clrscr( );
for (
inisialisasi; syarat pengulangan; pengubah nilai pencacah )
for (
inisialisasi; syarat pengulangan; pengubah nilai pencacah )
{
pernyataan
/ perintah;
pernyataan
/ perintah;
pernyataan
/ perintah;
}
for(a = 1; a <=
10; ++a)
cout>>a;
getch( );
}
Output yang akan
dihasilkan, dari program contoh-1 diatas adalah :
Gambar 5. 1 Hasil
Contoh 1
Contoh-2
/*
---------------------------- */
/* Program for -
bilangan turun */
/* ----------------------------
*/
# include
# include
#include
main( )
{
int a;
clrscr( );
for(a = 10; a >=
1; --a)
getch( );
}
Output yang akan
dihasilkan, dari program contoh-2 diatas adalah :
Contoh-3
/
*
----------------------------- */
/* Program for -
bilangan ganjil */
/*
----------------------------- */
#include
#include
#include
main( )
{
int a;
clrscr( );
for(a = 1; a <=
10; a+=2)
getch( );
}
Output yang akan
dihasilkan, dari program contoh-3 diatas adalah :
5.1.1. Pernyataan nested - for
Pernyataaan
Nested for adalah suatu perulangan for didalam perulangan for yang
lainnya. Bentuk umum
pernyataan Nested for sebagai berikut :
for (
inisialisasi; syarat pengulangan; pengubah nilai pencacah )
{
for (
inisialisasi; syarat pengulangan; pengubah nilai pencacah)
{
pernyataan /
perintah;
}
}
Didalam penggunaan
nested-for, perulangan yang di dalam terlebih
dahulu dihitung
hingga selesai, kemudian perulangan yang diluar
diselesaikan.
Contoh-4
/*
------------------------- */
/* Program for -
Nested for */
/*
------------------------- */
#include
#include
main( )
{
int a, b;
clrscr( );
for(a = 1; a <= 5;
a++)
{
printf("\n");
for(b = a; b <= 5;
b++)
printf(" %d
",a);
}
getch();
}
Output yang akan
dihasilkan, dari program contoh-6 diatas adalah :
5.1.2. Perulangan Tidak Berhingga
Perulangan
tak berhingga merupakan perulangan ( loop ) yang tak pernah berhenti
atau mengulang terus,
hal ini sering terjadi disebabkan adanya kesalahan penanganan
kondisi yang dipakai
untuk keluar dari loop.
Sebagai contoh, jika
penulisan perintah sebagai berikut:
Contoh-5
/* -------------------------
*/
/* Program for Tdk
Berhingga */
/*
------------------------- */
#include
#include
main( )
{
int bil;
clrscr( );
for (bil = 60; bil
>=10; bil++)
printf("%d",
bil);
getch( );
}
Output yang akan
dihasilkan, dari program contoh-6 diatas adalah :
Pada pernyataan ini tidak akan berhenti untuk menampilkan bilangan menurun,
kesalahan terjadi
pada pengubah nilai pencacah, seharusnya penulisan yang benar
berupa
bil
- -
Akan tetapi yang
ditulis adalah :
bil
++
Oleh karena kondisi
bil >= 1 selalu bernilai benar ( karena bil bernilai 6), maka
pernyataan
printf("%d",
bil);
akan terus
dijalankan.
Jika terjadi hal
semacam ini, untuk menghentikan proses yang terus menerus
semacam ini denan
menekan tombol CTRL – PAUSE atau CTRL – BREAK.
5.2.
Pernyataan goto
Pernyataan
goto merupakan instruksi untuk mengarahkan eksekusi program
ke-pernyataan yang
diawali dengan suatu label. Label merupakan suatu pengenal
(identifier)
yang diikuti dengan tanda titik dua ( : ). Bentuk pemakaian goto sebagai
berikut:
Contoh Penggunaan goto,
dapat dilihat pada program berikut:
Contoh-6
/*
------------------------------ */
/* Program dengan
pernyataan goto */
/*
------------------------------ */
#include
#include
#include
main( )
goto
label;
{
int a, b;
char lagi;
atas:
// deklarasi label
clrscr( );
b = a % 2;
printf("Nilai %d
%% 2 adalah = %d",a, b);
printf("\n\nIngin
Hitung Lagi [Y/T] : ");
lagi = getche() ;
if (lagi == 'Y' ||
lagi == 'y')
goto atas; //
penggunaan label
getch( );
}
Output yang akan
dihasilkan, dari program contoh-6 diatas adalah :
5.3. Pernyataan while
Pernyataan
perulangan while merupakan instruksi perulangan yang mirip
dengan perulangan for.
Bentuk perulangan while dikendalikan oleh syarat tertentu,
yaitu perulangan akan
terus dilaksanakan selama syarat tersebut terpenuhi.
Bentuk umum
perulangan while, sebagai berikut:
Bentuk umum
perulangan while, dengan lebih dari perintah / pernyataan,
sebagai
berikut:
while
( syarat )
Pernyataan
/ perintah ;
while
( syarat )
{
Pernyataan
/ perintah ;
Pernyataan
/ perintah ;
}
Contoh-7
/* ------------------- */
/* Program
while01.cpp */
/*
------------------- */
#include
#include
main( )
{
int bil=1;
clrscr( );
while(bil<=10)
{
printf(" %d
",bil);
++bil;
}
getch( );
}
Output yang akan
dihasilkan, dari program contoh-9 diatas adalah:
Contoh-8
/*
------------------- */
/* Program while02.cpp
*/
/*
------------------- */
#include
#include
main( )
{
int bil=2;
clrscr( );
while(bil<=10)
{
printf(" %d
",bil);
bil+=2;
}
getch( );
}
Output yang akan
dihasilkan, dari program contoh-10 diatas adalah :
5.4.
Pernyataan do - while
Pernyataan
perulangan do - while merupakan bentuk perulangan yang
melaksanakan
perulangan terlebih dahulu dan pengujian perulangan dilakukan
dibelakang.
Bentuk umum
perulangan do - while, sebagai berikut :
do
pernyataan
/ perintah ;
while
( syarat );
Bentuk umum perulangan
do - while, dengan lebih dari perintah / pernyataan,
sebagai berikut:
do
{
do
{
Pernyataan
/ perintah ;
Pernyataan
/ perintah ;
}
while
( syarat );
Contoh-9
/* ------------------ */
/* Program do - while
*/
/* ------------------
*/
#include
#include
main( )
{
int bil=2;
clrscr( );
do
{
printf(" %d ",bil);
bil+=2;
}
while(bil<=10);
getch( );
}
Output yang akan
dihasilkan, dari program contoh-9 diatas adalah :
5.5.
Pernyataan break
Pernyataan
break telah dibahas pada pernyataan pengambilan keputusan
switch.
Pernyataan break ini berfungsi untuk keluar dari struktur switch.
Selain itu
pernyataan break berfungsi
keluar dari perulangan ( for, while dan do-while ). Jika
pernyataan break
dikerjakan, maka eksekusi akan dilanjutkan ke pernyataan yang
terletak sesudah
akhir dari badan perulangan ( loop ).
Contoh-10
/*
------------------------------- */
/* Program do - while
dengan break */
/*
------------------------------- */
#include
#include
main( )
{
int bil = 1;
clrscr( );
do
{
if (bil >= 6)
break;
printf(" %d
",bil);
}
while(bil++);
getch( );
}
Output yang akan
dihasilkan, dari program contoh-10 diatas adalah :
Contoh-11
/*
----------------------------- */
/* Perulangan FOR
dengan break; */
/*
----------------------------- */
#include
#include
main( )
{
int a=3, b=2, c=1,
bil;
clrscr( );
printf("Bil-A |
Bil-B | Bil-C\n");
printf("-------------------------");
for(bil=1;
bil<=10; ++bil)
{
a+=b; b+=c; c+=2;
printf("\n%d \t|
%d \t| %d",a, b, c);
if(c==13)
break;
}
getche( );
}
Output yang akan
dihasilkan, dari program contoh-11 diatas adalah :
5.6.
Pernyataan continue
Pernyataan
continue digunakan untuk mengarahkan eksekusi ke iterasi
(proses) berikutnya
pada loop yang sama, dengan kata lain mengembalikan proses
yang sedang
dilaksanakan ke-awal loop lagi, tanpa menjalankan sisa perintah dalam
loop tersebut.
Contoh-12
/*
----------------------------- */
/* Perulangan FOR
dengan coninue */
/*
----------------------------- */
#include
#include
main( )
{
int bil;
clrscr( );
for(bil=1; bil<=10; ++bil)
{
if(bil==6)
continue;
printf(" %d ",bil);
}
getch( );
}
Output yang akan dihasilkan, dari
program contoh-12 diatas adalah :
Gambar 5. 11 Hasil
Contoh 12
0 komentar:
Posting Komentar